Apakah anda Percaya Islam agama yang paling benar? Ya, jawab saya

Saya berandai andai jika seseorang bertanya kepada saya tentang keimanan saya terhadap sesuatu, semisal kejadiannya begini. Ada yang tanya kepada saya,”Apakah kamu percaya Mangkok Terbang?” dan saya jawab,”Ya, saya percaya”.

Nah ada hal yang menarik disini, ketika saya ditanya dan ketika saya menjawab dan “kemungkinan” kelanjutan dan kasus diatas. Jikalau sang penanya meneruskan, “buktikan kepada saya kalau kepercayaanmu itu benar?”. Disini, saya sesungguhnya tidak memiliki kewajiban untuk membuktikan kepercayaan saya kepada sang penanya, saya sekedar ditanya dan menjawab dan tidak memaksakan kepercayaan saya kepada sang penanya. Jadi tidak ada kewajiban bagi saya untuk membuktikan kepercayaan akan Mangkok Terbang saya. Toh kepercayaan saya tidak mengganggu si penanya, dan ini adalah kepercayaan pribadi saya sendiri.

Sebagaimana jika saya ditanya, “Apakah anda percaya Mangkok Terbang?” dan saya jawab, “Tidak, saya tidak percaya”. Saya juga disini tidak memiliki beban pembuktian atas ketakpercayaan saya pada Mangkok Terbang. Akan berbeda jika ketidak percayaan saya ini saya paksakan kepada orang lain atau membikin saya berhak membunuh, menyakiti, memenggal sesama saya.

Lain halnya jika kepercayaan Mangkok Terbang saya tersebut saya paksakan untuk dipercayai oleh sipenanya or Kepercayaan Mankok terbang saya, dikemudian hari ternyata menjadikan orang lain sengsara, semisal menjadikan saya berhak mengusir si penanya, membuat saya memukulinya atau bahkan membunuhnya. Maka wajib hukumnya saya membuktikan klaim kepercayaan saya dan mungkin wajib hukumnya jika saya musti “menafsirkan ulang kepercayaan Mangkok Terbang yang membikin saya punya dasar mengusir, membunuh atau memenggal” (yang saya pikir ini sebuah ego / emosi manusia). Bagaimana mungkin Mangkok Terbang kok bisa memerintahkan saya membunuh, mengusir, bagaimana mungkin saya memperoleh wahyu memenggal sesama manusia. Saya yakin hal ini dipandang oleh orang lain (secara umum) sebuah kesalahan (sisi kemanusiaan).

Demikian pula sebaliknya, bagi yang tidak percaya Mangkok Terbang, tapi ketidak percayaan ini membikin dia membunuh, memenggal, maka dia juga perlu menafsirkan ulang “ketidak percayaannya”. Walau kurang tahu sih alasan yang bisa dipake kecuali emosi aja or menggunakan kepercayaan selain Mangkok Terbang (bisa yakin karena Alam, karena Tuhan, or lainnya)

So, Jika anda ditanya; Apakah anda Percaya Islam agama yang paling benar? Anda Jawab,” Ya, saya percaya” berhentilah disitu. Tidak ada kewajiban bagi anda membuktikan kepercayaan anda. Kecuali anda memaksakan keyakinan itu, alias keimanan Islam anda pada orang lain. Dan sekali lagi, bagaimanapun keyakinan kebenaran Islam anda, jika anda membunuh, mencincang dan memenggal, “mengganggu” orang lain, maka selayaknya anda musti “menafsirkan ulang” keimanan anda, atau mungkin meninggalkannnya or mencari yang lebih baik. Demikian juga sebaliknya bagi yang tidak percaya (dan atau menganut keyakinan yang lainnya).

Manusia tidak bisa hidup tanpa kepercayaan apapun. Jadi hati hati dengan kepercayaan anda. Manusia Ada, karena Kita percaya kita Ada.

Salam untuk Sang Manusia

Haqiqie Suluh

About these ads

72 Responses to “Apakah anda Percaya Islam agama yang paling benar? Ya, jawab saya”


  1. 1 disinisolusijitumengatasumasalahandarna Senin, 17 Oktober 2011 pukul 9:55 am

    ya saya percaya….semua agama samawi dan islam yang terakhir dam sekarang telah menjadi 72 firqoh islam

  2. 2 Daniel Ortega Kamis, 20 Oktober 2011 pukul 10:43 pm

    Semakin dalam….. semakin nikmat…… (Tasawuf)
    gadjahmada999@yahoo.co.id

  3. 3 samiun Kamis, 27 Oktober 2011 pukul 10:27 am

    benar salah itu subyektif….jadi wajar bila di pertanyakan….benar menurut anda belum tentu menurut orang lain…tp cara untuk menentukan benar itu yg harus di pilih..kalo cara memilih benar itu dengan kekejian, pembunuhan, mengancam orang lain, mengintimidasi apalgi menilai orang lain salah…nah itu….anda harus selektif…. kalo cara2 diatas anda lakukan..kebenaran anda adalah kebenaran anda sendiri, bukan kebenaran universal…padahal Yang maha Kuasa menciptakan kebenaran yg universal agar umatNya bisa damai dan bahagia, bukan kebenaran individu masing2…silahkan renungkan…

    • 4 Sarmento Selasa, 17 Januari 2012 pukul 1:46 am

      Komentar saya untuk Samiun: ketika kita menyoal tentang kebenaran.. bertanya tentang acuan untuk melihat outentisotas dari kebenaran.. maka kita hanya mampu melihatnya dalam kajian epistemologi. saya tidak akan menjelaskan secara kompherensif… kalau samiun mau tahu lebih banyak tentang konsep tentang “kebenaran” maka samiun mesti membaca buku2 epistemologi, ontologi, dan metafisika….
      ada kebenaran universal dan kebenaran partikular. kebenaran universal juga terdapat dalam nilai-nilai hidup yang ditawarkan dalam keagamaan. Tetapi…. saya tetap setuju dengan saudara Haqiqi Suluh dengan beberapa argumentasi:
      1. Kendati agama-agama juga mengandung nilai-nilai kebenaran universal.. kita tidak memberlakukan secara absolut satu agama sebagai kebenaran universal… bahwa agama mengambil bagian (secara partisipatoris) dalam kebenaran universal itu bisa diterima.. tetapi bahwa satu agama mesti dipaksakan sebagai kebenaran universal.. masih sebuah pertanyaan? saya bertolak dari kata2 anda bahwa Tuhan mencptakan kebenaran-kebenaran universal… yang kita mengerti dalam nilai-nilai yang kita sebut seperti kebaikan… kemanusiaan… dan sebagainya…kalau dikaji bertolak pada data empiris bukankah nilai-nilai itu tidak dihayati pada satu agama saja? bahkan seorang yang mengatakan dirinya ateis pun menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran universal itu… bertolak dari realitas maka dapat kita simpulkan bahwasanya semua nilai-nilai kebenaran universal tersebut melampaui batas-batas tembok pemisah agama, suku, dan ideologi… kerja sama di dunia… untuk hal itu dilakukan tampa memandang latar belakang yang sifatnya parsial…
      2. komentar anda keluar jalur
      saya mendukung haqiqie… sementara komentar anda samiun keluar dari konteks yang dimaksud haqiqi…haqiqi berbicara tentang kebenaran akan suatu keyakinan yang sifatnya parsial… sementara anda berbicara tentang kebenaran yang bersifat universal… kita tidak dapat mereduksi hal yang parsial kedalam hal yang universal begitu pula sebaliknya… karena kita tahu… ada kebenaran subyektif ada kebenaran obyektif… nah… kita tidak dapat campur adukan dua hal tersebut… kita hanya berusaha pahami konteks…
      3. lebih jauh.. jika setiap kita beriman.. maka tunjukan jatidiri kita sebagai orang beriman… kita hendaknya memancarkan kasih Allah.. kepada sesama… lewat praksis hidup kita sehari-hari…

  4. 6 putri Minggu, 30 Oktober 2011 pukul 4:44 pm

    ssuatu it dapat di ktakan benar atau salah jika ada kriteria dan pembanding.. silahkan di nilai sendiri dan bandingkan agama mana yg paling benar.

  5. 8 Gayus Tambuni Rabu, 2 November 2011 pukul 4:09 am

    aku mau komen juga nih . aku setuju sama mba yng komen diata gni aja deh kita berpikir logis aja boz misalkan koruptor nih dihukum 12thn penjara tuh si pemberi hukuman kan ga semena menamena memberikan hukuman kalo kaga ada bukti yg kuat kan booz sama aja tentang pernyataan lo diatas lu jawab benar ato tidak kan mesti ada alasanya knapa lo jawab benar ato tidak kalo engga itu namanya jawaban yang kosong men segala sesuatu ada alasannya men jangan asal jawab percuma tinggi2 sekolah kalo dikasih jawaban mendasar jawabnya YA atau TIDAK ky anak TK ajah sesuatu kepercayaan di nyatakan itu agama ada bukti yg nyata yang mendasari bahwa itu kepercayaan yg benar. setiap kepercayaan menganggap agamanya benar semua ada pembuktian yang logis dan nyata. kalo nulis jngn asal nulis belajar aja dulu baru nulis and berpikir bung.

  6. 11 indraphpx Minggu, 6 November 2011 pukul 10:04 pm

    setuju,,, Tidak ada kewajiban bagi anda membuktikan kepercayaan anda

    Kecuali anda memaksakan keyakinan itu, alias keimanan Islam anda pada orang lain. Dan sekali lagi, bagaimanapun keyakinan kebenaran Islam anda, jika anda membunuh, mencincang dan memenggal, “mengganggu” orang lain, maka selayaknya anda musti “menafsirkan ulang” keimanan anda, atau mungkin meninggalkannnya or mencari yang lebih baik. Demikian juga sebaliknya bagi yang tidak percaya (dan atau menganut keyakinan yang lainnya).

  7. 13 imam Rabu, 9 November 2011 pukul 2:53 am

    Agama itu juga yg bikin manusia, dan manusia itu tak luput dari kelalahan. Saya yakin anda smua karna dari kecil sudah di didik islam oleh orang tua anda masing2 makanya anda percaya muslim itu benar.. Coba anda pelajari smua agama dan yg mana pasti smuanya mengajarkan kebaikan. Tp blm tentu benar.. Coba renungkan..
    Anda percaya islam karna didikan orang tua anda kan?
    Anda percaya islam kerna lingkungannya anda islam kan?

    • 14 Sarmento Selasa, 17 Januari 2012 pukul 1:35 am

      wow.. keren.. hehehehehe….

    • 15 Aribowo Minggu, 5 Februari 2012 pukul 1:48 pm

      lakum dinukum waliadin,,,

    • 16 Roofi'udien Rabu, 7 Maret 2012 pukul 12:40 am

      Saya percaya Islam bukan karena orang tua saya,.
      namun sya percaya islam karena agama ini memang benar,.
      Coba belajar al-qur’an dan pahami tentang agama ini,.
      eman2 keimanan anda jika masih berpikir semua agama benar,.
      “sesungguhnya agama yang paling mulia disisi Allah hanyalah IsLam”,.
      Allah Maha Sempurna dg menciptakan yang salah dan yang benar,.
      itu sunatullah,. g bisa ditolak,.
      “Barangsiapa bearagama selain islam maka di Akhirat ia termasuk orang yang rugi”…

      • 17 Daniel Selasa, 13 Maret 2012 pukul 12:35 pm

        RUGI….??????
        hahahhahahhah mimpi
        emg agama itu bisnis ada RUGInya…???

        percuma agama kita benar tapi tingka laku salah pulllll
        membunuh katanya halal, banyak istri boleh, kekerasan uga boleh
        Allah yang mencipta manusia aja ngk mencabut nyawa manusia yang menghina DIA apalagi manusia yang tercipta dari DEBU

        satu lagi
        Allah ngk butuh di bela, karena Allah sangat berkuasa sekali, di hadapan Allah, tdk ada seorg manusia yang tau apa dan siapa yang salah atau benar

      • 18 Sherly Rabu, 4 April 2012 pukul 10:43 am

        Ikutan komen ya,
        aku enggak bermaksud debat kusir soal agama tetapi menurutku jika hanya agama tertentu yang dibenarkan oleh Tuhan, bagaimana dengan umat manusia yang memiliki keyakinan lain, bagaimana dengan manusia yang hidup sebelum islam ada ? Kalo gitu Tuhan diktator dong..! Menurutku Tuhan maha penyayang dan Tuhan tidak ingin umatnya binasa bener khan dan Tuhan menciptakan akal budi agar manusia memiliki kebebasan untuk menujuNya…KEBEBASAN … ,

        Tuhan ingin manusia dekat denganNya karena manusia mencintaiNya.., dan itulah sebabya ada beragam keyakinan maupun agama yang intinya jalan menuju ke Tuhan…! dan aku rasa Tuhan tidak sepicik manusia yang mengkotak kotakkan keyakinan, inget lo Tuhan maha pengasih dan terjadinya agama2 didunia itu sesuai dengan kehendak Tuhan…dan bukan agama yang menentukan kita layak atau tidak dihadapanNya tetapi sejauh mana kita sebagai manusia menjalankan apa yang dikendakiNya sesuai aturan main agama atau keyakinan yang kita imani.

        Bagaimana bisa kita yang merupakan ciptaan menghakimi ciptaanNya yang lain ? bagaimana bisa kemampuan otak kita yang terbatas mengklaim bahwa A atau B atau C yang paling benar ? Semua itu misteri Tuhan ….!

        Benar atau salah itu merupakan urusan Tuhan….

        • 20 xian Selasa, 11 September 2012 pukul 12:20 pm

          Anda tetrlalu menganut paham pluralisme

          saya berani mengklaim bahwa penyembahan terhadap matahari seperti kepercayaan zaman dulu adalah salah dan bisa dibuktikan secara ilmiah bahwa matahari bukan tuhan,

          saya berani mengklaim kieyakinan penyembahan matahari itu salah,
          saya berani mengkotakan keyakinan bahwa keyakinan penyembahan terhadap matahari itu salah,

          bagi saya penyembah matahari adalah orang bodoh, dan ritual-ritual dan ketaatan’a adalah kegiatan bodoh, setaat-taatnya kamu menjalankan ritual-ritual dan perintah dalam kepercayaan kalau tuhannya yg kamu anggap itu ternyata bukan tuhan Percuma jerih payahmuu

          ingat BUKAN dari sejauh mana kita sebagai manusia menjalankan apa yang dikendakiNya sesuai aturan main agama atau keyakinan yang kita imani. tapi kita kembali kepada dasarnya
          APAKAH TUHAN YANG KITA SEMBAH ITU BENAR-BENAR TUHAN

          apakah saya salah, apakah perkataan anda benar?
          akal diciptakan untuk membedakan yang benar dan yg salah

          saya lebih menghormati orang yang berdiri meyakini keyakinannya benar
          daripada anda yang terlalu pluralis,
          sejujurnya saya tidak menyukai cara berfikir anda

      • 21 nano Sabtu, 15 Maret 2014 pukul 7:53 pm

        Gimana kalau ternyata Allah itu tidak ada. Allah ada kerena anda percaya. Apa Allah pernah mengikrarkan 99 namanya. Yang membuat 99 nama Allah kan manusia terus dimasukkan / ditulis dalam kitab yang dianggap suci. Nama Allah yang buat manusia dan disembah sendiri oleh manusia.

    • 22 Kijuru tilem Minggu, 26 Agustus 2012 pukul 10:40 am

      Untuk imam: ALhamdulilah benar saya mengenal islam dari orang tua n lingkungan saya.jadi saya sangat yakin dengan itu karenaa sumber yang sangat2 saya kenal dan saya percaya. apakah anda mengenal agama anda bkn dr keluarga atau dari lingkungan anda?
      terus dr mana? daun bergoyang? bisikan angin? ajakan orng yg blm anda kenl?maaf.. berarti kl semua itu benar waktu kecil nda tak beragama dunk ?

    • 23 ariant Selasa, 2 Oktober 2012 pukul 10:14 pm

      kalo iya kenapa? apa salah jika semua itu memang benar dan saya yakini sekarang dengan akal dan hati nurani yang terdalam bahwa islam lah yang paling benar

  8. 24 irhamsyah Rabu, 7 Desember 2011 pukul 4:27 pm

    Hanya ALLAH lah yang tau siapa dari hambanya yang tersesat (ALQUR’AN)….,jadi kalo mau tau siapa sesungguhnya yang tersesat mati dulu aja kali ye… :)

    itu artinya jangan sembarangan ngatain seseorang ‘SESAT’

  9. 25 comevreth Jumat, 9 Desember 2011 pukul 11:03 am

    Waahhhh….mantab nih artikelnyaaa.., ijin share ya gaannnn……, bgus buat menambah pngethuan org lainn…, thanks seblumnyaaaa…

  10. 26 staynightsstay night Minggu, 18 Desember 2011 pukul 6:32 pm

    terkadang kepikiran buat jadi agnostik karna semua nya no logic mau islam kristen apapun agamanya kembali ke manusia nya sendiri agama paling benar bisa keliatan dari orng itu sendiri,,

    • 27 Sarmento Selasa, 17 Januari 2012 pukul 1:33 am

      saudari… permisi… ini komentar sya terhadap komen anda..

      1. penghayatan berkaitan dengan personalitas seseorang.. agama menawarkan nilai-nilai… dan penghayatan tergantung dari pribadi bersangkutan… jadi kenampakan penghayatan tidak dapat dijadikan basis absolut untuk menilai benar tidaknya sebuah agama… satu lagi… di dunia ini tidak ada basis absolut untuk menilai agama mana yang paling benar…
      2. agnostik? mungkin… tapi hanya agnostik dalam arti lunak… bukan agnostik mutlak… hehehehe… kenapa… ketika orang berkata tidak ada Tuhan atau kebenaran tertinggi… maka sebenarnya secara tidak langsung ia.. sudah mengakui adanya konsep tentang Tuhan.. dan kebenaran tertninggi… lalu baru dinegasikan dengan formulasi negatif (dengan jalan negatif-via negationisme)… lucu juga…
      kalau anda mau pembuktian Tuhan secara logis.. mungkin bisa baca buku-buku yang berkaitan dengan pembuktian adanya “Ada Tertinggi” secara rasional. sari pelbagai filsuf seperti al-Qindi… (tiga jalan:causa,analogis, dan teleologis) atau pembuktian adanya Allah versi Thomas Aquinas… atau Buku Metafisika Aristoteles…

  11. 28 hamba yang lemah Sabtu, 7 Januari 2012 pukul 12:16 am

    santai aj gan, kita memang tidak perlu membuktikan apa2 karena semua telah tertulis dalam al quran dan hadist, bacalah pelajarilah isi dan makna yang terkandung didalamnya….insya Alloh hidayah akan senantiasa menyertai smua aktivitas kehidupan kita smua sebagai manusia yang sangat lemah dan tidak mempunyai apa2 renungkanlah sadarilah…….

  12. 31 Sarmento Selasa, 17 Januari 2012 pukul 1:01 am

    1) saya memberikan apresiasi atas tulisan artikel anda : – )

    2) adapun dukungan saya disertai dengan sebuah argumen singkat yang mendukung tesis anda: anda benar bahwa kita harus membuat suatu distingsi antara ruang privat dan ruang publik. Agama dan keyakinan pribadi dalam konteks yang anda kemukakan memang mesti dipahami dalam realitasnya sebagai suatu ruang privat di antara sekian pluralitas yang ada yang ada dalam ruang publik.. ruang privat tidak dapat dipaksakan dalam ruang publik karena… ruang privat berurusan dengan hal-hal yang sifatnya parsial atau partikular sedangkan ruang publik merupakan sintesa dari sekian pluralitas yang ada… konsekuensi logis adalah.. tidak mungkin hal yang parsial dapat merangkum seluruh universum yang ada. Namun bukan berarti suatu konsensus tidak dapat tercapai… konsensus tetap dapat tercapai akan tetapi konsensus tersebut tidak berkaitan dengan suatu bentuk tindakan mengkonvergensi atau mereduksi pelbagai konsepsi tentang iman. Konsensus yang tercapai adalah suatu konsensus untuk menghargai perbedaan dan keunikan dari setiap keyakinan yang ada… dengan begitu tercipta suatu kerukunan dan perdamaian antara seluruh umat manusia.
    rujukan untuk lebih menilai ruang privat dan ruang publik: dialektika sekularisme Habermas-Ratzinger. Budi Hardiman

    3. Komentar saya untuk Samiun: ketika kita menyoal tentang kebenaran.. bertanya tentang acuan untuk melihat outentisotas dari kebenaran.. maka kita hanya mampu melihatnya dalam kajian epistemologi. saya tidak akan menjelaskan secara kompherensif… kalau samiun mau tahu lebih banyak tentang konsep tentang “kebenaran” maka samiun mesti membaca buku2 epistemologi, ontologi, dan metafisika….
    ada kebenaran universal dan kebenaran partikular. kebenaran universal juga terdapat dalam nilai-nilai hidup yang ditawarkan dalam keagamaan. Tetapi…. saya tetap setuju dengan saudara Haqiqi Suluh dengan beberapa argumentasi:
    1. Kendati agama-agama juga mengandung nilai-nilai kebenaran universal.. kita tidak memberlakukan secara absolut satu agama sebagai kebenaran universal… bahwa agama mengambil bagian (secara partisipatoris) dalam kebenaran universal itu bisa diterima.. tetapi bahwa satu agama mesti dipaksakan sebagai kebenaran universal.. masih sebuah pertanyaan? saya bertolak dari kata2 anda bahwa Tuhan mencptakan kebenaran-kebenaran universal… yang kita mengerti dalam nilai-nilai yang kita sebut seperti kebaikan… kemanusiaan… dan sebagainya…kalau dikaji bertolak pada data empiris bukankah nilai-nilai itu tidak dihayati pada satu agama saja? bahkan seorang yang mengatakan dirinya ateis pun menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran universal itu… bertolak dari realitas maka dapat kita simpulkan bahwasanya semua nilai-nilai kebenaran universal tersebut melampaui batas-batas tembok pemisah agama, suku, dan ideologi… kerja sama di dunia… untuk hal itu dilakukan tampa memandang latar belakang yang sifatnya parsial…
    2. komentar anda keluar jalur
    saya mendukung haqiqie… sementara komentar anda samiun keluar dari konteks yang dimaksud haqiqi…haqiqi berbicara tentang kebenaran akan suatu keyakinan yang sifatnya parsial… sementara anda berbicara tentang kebenaran yang bersifat universal… kita tidak dapat mereduksi hal yang parsial kedalam hal yang universal begitu pula sebaliknya… karena kita tahu… ada kebenaran subyektif ada kebenaran obyektif… nah… kita tidak dapat campur adukan dua hal tersebut… kita hanya berusaha pahami konteks…
    3. lebih jauh.. jika setiap kita beriman.. maka tunjukan jatidiri kita sebagai orang beriman… kita hendaknya memancarkan kasih Allah.. kepada sesama… lewat praksis hidup kita sehari-hari…

  13. 32 Aribowo Minggu, 5 Februari 2012 pukul 1:50 pm

    untuk mu agama mu dan untuk ku agama ku,,,,,,

  14. 33 ahmad saedi Kamis, 16 Februari 2012 pukul 12:23 am

    di Al-qur,an dijelaskan didunia adalah ujian, namanya dunia ya pasti ruangan dimana kita bebas melakukan apa saja, tetapi sebagai orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka, kita berusaha untuk mengerjakan yang baik dan meninggalkan larangan-Nya. karena kalau kita percaya bahwa ada hari akhir, kita lebih berhati-hati dalam segala hal,,,menjalani hidup, karena semua amal didunia akan di hisab atau dipertanggung jawabkan tanpa ada yang terlewatkan. OK didunia kita bebas ngapain saja tapi bayangkan ketika didalam kubur kita sendiri dan tak punya kuasa apa-apa. maka disitulah sebenarnya awal kita mendapat balsan seuai amal kita selam didunia. yang karena kehidupan sesungguhnya adalah setelah mati,,, manusia diuji dg harta, tahta , wanita.

  15. 34 hamba allah Rabu, 29 Februari 2012 pukul 10:02 pm

    aku tidak menyembh apa yang kamu sembah dan kamu tidak menyembah apa yang aku sembah jadi kalau mau yang benar mati dulu nanti juga di tanya man robuka( siapa tuhanmu) ya terserah kalian mau jawab apa

  16. 35 tips rumah tangga Selasa, 6 Maret 2012 pukul 3:44 pm

    mangstabs, jadi rame ini kalo ngebahas beginian, hati2 sara boss.

  17. 36 Febri Rabu, 21 Maret 2012 pukul 5:59 pm

    mass kalo memposting jangan yang beginian anda boleh mengejek saya silahkan….kalo mengejek Islam,Nabi Muhammad,terutama ALLAH kami akan langsung marah tanpa ditahan…

    kalo ngeposting yang bermanfaat dehh jangan yang beginian ini cuma membuat pertentangan antar agama….

    • 37 Sherly Rabu, 4 April 2012 pukul 10:56 am

      Sebenarnya sih Posting awalnya mas Suluh yang ounya blog bagus, setiap orang yang meyakini keyakinan tertentu harus bersikap percaya secara mutlak itulah Iman, dan mas Suluh sendiripun tidak membuat statement yang menyerang keyakinan lain kok, cuman ya komen2 komen setelahnya ada yang bersifat ofensif dan defensif dengan kata2 yang lumayan keras…, padahal hal topik seperti ini kalo disikapi dengan perasaan terbuka tanpa prasangka aneh 2 bermanfaat kok buat menambah wawasan religius kita ! pisss ya…..!!! ^_^

      • 38 JIMboe17 Kamis, 3 Mei 2012 pukul 12:58 pm

        ” IKut KOment yaw… aku Cm BOcah Kecil YANG LULUSAN SMP ( PAnggil aja Jimboe )
        Pesan bagi anda yang merasa bisa ngomong Full partisipan bahasa2 istilah…
        ” INGET G ADA PEPATAH MAKIN BANYAK NGOMONG MAKIN BANYAK KITA SALAH ”
        disini bukan berarti salah yang “menyebutkan istilah!!”
        tp salah dalam menyampaikan suara/ide/gagasan anda.. belum tentu suara/ide/gagasan anda yang baik menurut anda,tp belum tentu baik menurut orang lain..
        Orang NABI ALLOH SWT ( NABI MUHAMMAD SAW ) setiap Beliau mengeluarkan pendapat Beliau takut klo menyakiti hati orang lain..
        “INGAT KEPINTARAN MANUSIA TIDAK ADA SEUJUNG KUKU”
        ” ANDA MERASA PINTER KARNA KEHENDAK ALLOH SWT ”
        ” RENUNGKAN ITU “

  18. 40 viinych Selasa, 15 Mei 2012 pukul 2:08 pm

    hay semua………… lg pada komen ap nich???????????? kok ada yg ngehina agama orang lain demi bella agamanya,.ingat tuhan cuma satu. klw kmu hina agama orang sama aja kmu hina agama mu sendiri. i love my jesus.

  19. 42 pengobatan asam urat alami Rabu, 6 Juni 2012 pukul 7:20 am

    Pokonya ISlam adalah agama yg paling sempurna….

    • 43 Ustat Rabu, 2 Januari 2013 pukul 11:16 am

      Apanya yang sempurna?,, ajarannya aja membuat kekerasan atau membunu orang bisa dibenarkan, berarti tuhan kalian itu jahat alias iblis,,jadi kalau kamu beragama islam Aku tanya dimna imanmu sampainya melakukan pembunuhan untuk mendapat pahala? yg namanya orang beragama dan punya iman yg kuat pasti lebih memiliki kasi bukan seperti ajaran kalian, fucking man,,,

    • 44 ddd Selasa, 29 Januari 2013 pukul 3:53 pm

      saya punya pengalaman di masa kecil. di kampung saya klu di saat bulan puasa maling banyak, apa emang seperti itu sautu tradisi dubulan puasa????

    • 45 nano Sabtu, 15 Maret 2014 pukul 8:07 pm

      Preet preet paling sempurna preet ah.

  20. 46 btari` Minggu, 10 Juni 2012 pukul 3:19 pm

    I love ISLAM, I LOVE ALLAH SWT…. sampai kapanpun…

  21. 47 supri Selasa, 3 Juli 2012 pukul 7:51 am

    tuhuan cma satu tapi kok agmanya banyak yea….

  22. 51 dani oktavian Rabu, 8 Agustus 2012 pukul 8:34 pm

    pintar bngt ngehina agama lain,mana ada tuhan gak berdaya saat disalib?
    mana ada tuhan butuh makan dan beol,tuhan maha kuasa dan gak akan mati,klo mati ya bukan tuhan bro

  23. 52 Daristo Anwar Saleh Selasa, 14 Agustus 2012 pukul 7:09 am

    Saya berdialog dengan Tuhan,

    Tapi saya lupa, Tuhan itu Maskulin atau Feminin.

  24. 53 Kijuru tilem Minggu, 26 Agustus 2012 pukul 9:40 am

    Bismilah…
    Smua agama bnr pd mulanya,tp ada penyelewengan dr para pngikutnya sndiri shnga ALLAH menurunkan islam sbg penyepurna dan pelurusan agama2 terdahulu.BUKTI:
    *al qur’an dibuat hanya versi bhs arab(t4 dmn turunya)supya tdk bisa dislewengkan/disalah artikan krn sluruh dunia alqur’an 1versi.MAAF cb anda baca kitab perjanjian baru vs lama? bnyak sama atau beda?(maaf baca dng seksama n pikiran jernih secara teliti) hal 1 ada terusanya hal 2..

    • 54 manusia Minggu, 25 November 2012 pukul 1:55 am

      maaf sebelumnya mas,.,.,.,bukanya saya gimana ya,.,.,tpi saya kurang setuju dengan apa yg anda katakan,.,.memang memang semua agama itu bnar jalannya,.,.,tpi mengapa.,.,semua kalangan musling membuat membuat adjaran yg sesar,.,.,bnyak terjadi pembunuhan,..bnyak terjadi isu isu negatif padahal yg melakukannya itu adalah orang muslim.bagaimana tanggapanya mas

  25. 55 Kijuru tilem Minggu, 26 Agustus 2012 pukul 10:02 am

    Mengapa orng yg tdk islam rugi?
    Karena islam agama terkhir agama yg plng sempurna tentunya.kita logika jika produk keluaran terakhir tentu penyempurna dari sebelum2nya bukan? Jd qt tentunya memilih yang pling mutahir dn yg sempurna dunk? Kan rugi milih yg dah ketinggalan jaman…
    Tetapi alangkah lebih baek qt belajar agama qt msng dulu sblm berkomentar MARI bg yang islam “istifar” bg yg non monggo doa msng2 krna debat ini psti tak akan ada ujungnya kl diteruskan….mari2…

    • 56 Kijuru tilem Minggu, 26 Agustus 2012 pukul 10:16 am

      Tentang kekerasan di islam yg anda sebut sprti memenggal,membunuh dll. Jng semua itu anda lihat dr sudut sempit krna ada sebab ada akibat ya kaya gak ada asap kl g ada apinya, benar bkn?
      Jg jika anda mau dibunuh apkh anda diam?
      Jika anda dirampok n ditindas apakah anda diam?
      Jika anak atau bawahan anda melakukan keslahan anda diam?
      Jng liat dr sudut pndang sempit telaah dr sudut objek n subjek baru komen suatu perkara. Islam tidak akan asal bunuh atau menggunakan kekerasan tanpa alasan n sebab musabab.

  26. 57 Kijuru tilem Minggu, 26 Agustus 2012 pukul 10:17 am

    Hal 2:…Tntng kekerasan di islam yg anda sebut sprti mmenggal,mmbunuh dll.Jng semua anda lihat dr sudut sempit krna ada sebab ada akibat ya kaya gak ada asap kl g ada apinya, benar bkn?
    Jg jika anda mau dibunuh apkh anda diam?
    Jika anda dirampok n ditindas apakah anda diam?
    Jika anak atau bawahan anda melakukan keslahan anda diam?
    Jng liat dr sudut pndang sempit telaah dr sdut objek n subjek br komen suatu perkara.Islam tidak akan asal bunuh or menggunakan kekerasan tanpa alasan n sebab musabab.

  27. 58 orang lemah Senin, 3 September 2012 pukul 11:44 am

    mudah saja..yg muslim rukun2 az dengan yg muslim & non muslim..yg non muslim rukun2 aza dengan yg muslim maupun non muslim
    ..pasti Tuhan seneng & kalian masuk surga..amin…

  28. 59 orang lemah Senin, 3 September 2012 pukul 11:46 am

    yg muslim ada yg jahat, yg non muslim jg ada yg jahat..:D..hehe, so ini bukan masalah agamanya gan..peace

  29. 60 Tomi Sabtu, 20 Oktober 2012 pukul 4:26 pm

    Semoga kita bisa selalu mendekatkan diri kepadaNya.

  30. 61 rion aksel Jumat, 16 November 2012 pukul 5:03 pm

    supaya beribada tidak mals gimana ya caranya?bantuin yg baca tolong komen yg ini

  31. 62 manusia Minggu, 25 November 2012 pukul 1:50 am

    bagi saya tidak.,.,.,.,.,islam itu agama yang sesat,.,.,.coba anda anda semua bayangkan,.,.kalo agama mu paling mulia,.,.pernah kah ada bintang di negara islma pernah kah ada kesucian di negara islam desa islam semua,.,.yg hambanya adalah tukang sex,tukang bunuh maling jabbret n sebagainya,.,.,coba lihat bali,.,.,pulau yg kecil tpi kesucian lahir batin tax bisa di pungkiri.,.,.dunia sudah mengakui ada bintang di bumi yaitu di bali.,,.karena kemuliaan agama hinudu.,.,.,.bukan islam yg mulia bukan islam yg bnar.

  32. 64 ddd Selasa, 29 Januari 2013 pukul 3:41 pm

    mana ku teheeeee…
    spa yang bisa tau (memastikan 100%) kebenaran itu semua, emang bagi yang bilang tu benar apa da pernah mati dan hidup kembali ke bumi ini. Di indinesia agama yang di akui ada 5 ( cari tau sendiri klu yidak tau ya) hahahhahaa…
    diantara 5 agama nih, agama/ penganut yang mana yang paling kaya???
    contohnya: cina yang di sembah apa n bagamana kekeyaan mereka n kenapa mereka bisa lebih kaya….
    dsb.

  33. 65 budi priyoleksono Jumat, 24 Mei 2013 pukul 7:07 pm

    kristen tanpa islam adalah sampah…. isa as adalah nabinya umat islam, inji kitabnya org islam, kristen itu hanya mengambil sedikit kebenaran dari injil dan menambah segudang kebatilan,… mana ada buktinya kristen itu pengikutnya isa as…. bahwa sristen itu ajaran setan krn menyembah manusia kolor yudas askariot….adalah ajaran dewa mitra dan dewa iris… para dewa-dewa itu lahir pada 25 desember dan mati kemudian hidup kembali utk menebus dosa para begundal kristen sama sprt ajaran kristen…. berfikir lah nak…. bahwa agamamu bukan berasal dari isa as…tetapi dari anjing paulus yg mengangkat dirinya rosul yesus… ” rosul kok mati di penggal kaisar nero…wkwkwk

  34. 66 joyomaruto Sabtu, 15 Juni 2013 pukul 12:39 pm

    kalo memang ber Agama mengapa pilih kresten atau agama yg bukan Isam,silahkan kaji yg betul2 bahwa yg dikatakan agama selain Isam akan terhempas jauh sekali.Memang benar semua agama mengajarkan kebenaran itu sebagei pengikat,tapi yg terbesar dm niat ber agama adalah tujuan hidup dan hidup setelah mati..bagi sy sangat percaya agama selain Islam sama dgn tdk ada nilai agama sama sekali.

  35. 67 ray Minggu, 25 Agustus 2013 pukul 7:18 pm

    kalian yg koment mau aja dikerjain sama haqiqie yg sok filosofis, sok idealis, berlagak cerdas (padahal oo’n), berlagak liberal, biar kesannya seperti freeman alias preman atawa orang bebas yg slalu dlm posisi netral (padahal penuh topeng n munafik)… dgn tulisannya yg konyol! yah sedikit nyentil islam, kalian udh kyk ikan lapar yang kena pancing hnya gara-gara umpan belatung nangka!hehe.. terlihat dari banyaknya tanggapan yg bgtu variatif… mulai dari argumentasi front pembela islam dgn kefanatikannya akan islam, front islam KTP/plural/liberal atau apalah.. (dungu akan islam tapi sdh sok mengomentari islam itu sperti apa.. ya termasuk haqiqie), front intelektual yg bermain kata-kata dengan gaya bahasa yg njelimett (biar dibilang hebat).. front non islam alias kafir (termasuk haqiqie) yang halus dalam rangkaian kata-kata tp busuk akan makna!hihi… sya gk mau koment ttg tulisan si idiot haqiqie… bkin capek jack! skdr info aja… klo ada yg mau beli ayam aduan (import bangkok, saigon, birma, phuket/pakhoey, brazil) hubungi sya! petirfarm surabaya wokehhh..

  36. 68 izul Sabtu, 31 Agustus 2013 pukul 11:02 pm

    Mas Suluh. Bagus sekali artikelnya. Menurut hemat saya kalau mau posting yang model begini (yang butuh kedewasaan berfikir) alangkah bagusnya kalau diforum2 yang tertutup aja mas. Lihat komen2nya kelihatan sekali banyak yang belum nyampe pemahamanya ikutan komen kemana2 gak sesuai/tidak ada hubungannya sama yang anda maksutkan diartikel. Malah menimbulkan kegaduhan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 286 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: