Bahasa dan Pengalaman dalam pemahamanku

Menulis menghendaki adanya pengunaan bahasa. Entah itu kata, kalimat, ataupun paragraf. Hanya saja timbul bagiku suatu pertanyaan? Dari mana bahasa dan kata itu timbul? Setiap kata mewakili satu konsep atau beberapa konsep tertentu yang datang dari pengalaman kita. Akan tetapi banyak hal dari pengalaman kita yang tidak bisa kita bahasakan. Satu kata mengenai perasaan marah misalnya hanya bisa kita komunikasikan kepada orang lain dengan asumsi bahwa marah yang saya maksud atau saya alami juga pernah dialami oleh orang yang saya ajak komunikasi.

Jika marah tersebut merupakan suatu konsep yang tidak dikenal dan berbeda atau tidak pernah dirasakan oleh orang yang saya ajak komunikasi maka komunikasi yang ingin saya jalin dengan orang tersebut gagal dilaksanakan. Seperti juga ketika kita mengatakan bahwa garam itu asin. Apa yang dimaksud dengan asin? Kita hanya mampu mengandaikan bahwa asin itu pernah dirasakan oleh seseorang selain kita dengan sebuah pengalaman yang kita anggap sama dengan yang kita miliki. Dengan demikian, sesungguhnya banyak sekali hal-hal di dunia pengetahuan kita mengambil suatu asumsi dasar yang diterima begitu saja tanpa ditanyakan atau diselidiki terlebih dahulu. Kita mengandaikan indera perasa kita ketika kita mencicipi garam, yang kita rasa asin, dengan indera orang lain. Asinmu sama dengan asinku. Marahmu sama dengan marahku.

Setiap kata mewakili sebuah konsep tentang sesuatu yang tidak bisa kita ketahui sesuatu itu hanya dengan mencari sinonim kata tersebut, karena sinonim hanya merupakan kata ganti saja seperti halnya sebuah kata terjemahan. Dengan demikian dasar sesungguhnya dari bahasa kata adalah dunia pengalaman kita sendiri. Sebuah kumpulan kata yang menjadi kalimat memang bisa dijadikan sebuah kata baru atau konsep baru, akan tetapi konsep tersebut masih harus mendasarkan pada kata-kata yang bersumber dari pengalaman kita juga akhirnya. Hanya saja aku belum belajar banyak mengenai filsafat linguistik atau filosofi mengenai bahasa ini. Aku yakin banyak hal yang sudah berusaha dan sudah ditemukan mengenai perenungan permasalahan seputar kata dan bahasa itu sendiri.

Sebagaimana dengan bahasa kata, bahasa simbol yang terdapat pada ilmu fisika maupun matematika sesungguhnya juga berasal dari dunia pengalaman kita sendiri. Atau jika ada yang tidak berasal dari dunia pengalaman kita sendiri, bahasa simbol itu pastilah ada karena adanya kita. Kitalah yang mengadakannya. Selaras dengan yang didengungkan oleh Rene Descartes, Cogito ergo sum.

Mari berbahasa… mari berkarya….

Iklan

1 Response to “Bahasa dan Pengalaman dalam pemahamanku”


  1. 1 etikesen Senin, 16 Juli 2007 pukul 10:40 am

    kata adalah suatu simbol, simbol yang mewakili suatu obyek/realitas/fakta. kata adalah salah satu komponen berfikir, kata=informasi awal. tanpa kata manusia tidak akan pernah bisa berfikir, tanpa informasi awal mengenai suatu realitas/obyek manusia tidak mampu berfikir. contoh sederhana, bila kita disodori kitab berbahasa ibrani sementara kita belum pernah belajar bahasa ibrani, kita tidak akan pernah bisa memikirkan isi kitab itu, walaupun kita mengindera kitab itu berjuta2 kali. ini sekaligus bisa mengkritik definisi berfikir menurut sosialis-komunis, yang berpendapat bahwa manusia mampu berfikir hanya dengan mengindera suatu obyek/realitas

    maksudnya?? gak ngerti saya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: