Aku dan Bencana II

Minggu (4 Juni 2006), aku beserta lebih dari 30 orang sekampungku pergi ke daerah bantul. Niatnya semula sih mau mendirikan tenda sementara buat keluarga yang terkena bencana. So.. jadilah kami ke daerah Boto Kenceng di daerah Bantul. Di sana ada seorang famili dari salah satu keluarga di dusunku yang membutuhkan uluran tangan.

Memasuki dusun atau kampung Boto Kenceng, ternyata hampir semua bangunan roboh. Aku hanya sempat menghitung 2 buah rumah yang masih berdiri. Itupun tidak secara utuh. Hanya sebagian dari bangunannya saja yang utuh sedangkan bagian yang lain sudah retak atau ambruk.

Dalam satu jam kami berhasil membersihkan satu puing rumah yang roboh, dan satu jam kemudian sebuah tenda sederhana berhasil kami dirikan. Hanya saja setelah itu kami bermaksud untuk membantu merobohkan sebuah rumah yang rusak, karena dinding dan atapnya sudah mau ambruk. Jadi sekalian dirobohkan. Akan tetapi setelah hampir 5 jam dengan seluruh personel yang datang dari kampungku yang berjumlah 30 orang lebih ternyata bangunan rumah tersebut hanya sebagian saja yang bisa dirobohkan. Dan termat sedikit barang-barang yang bisa diselamatkan. So… karena kecapekan dan hari sudah sore kami berpamitan pulang.

Satu hal yang patut dicatat adalah wajah sayu dan layu dari para korban bencana tersebut. Seluruh korban yang kutemui, semuanya menunjukkan raut muka seperti itu. Dan ketika ditanya soal gempa, mata mereka menjadi bekaca-kaca, nada mereka menjadi sendu. Seorang korban bercerita kalau ia baru saja membangun rumah dan ingin memasang keramik di dalamnya tetapi dikarenakan gempa seluruh rumahnya rata dengan tanah. Seorang lagi bercerita kalau anaknya hampir terkubur setengah badan dalam puing reruntuhan tetapi alhamdulilah, kata dia, anaknya berhasil diselamatkan. Seorang lagi bercerita kalau ia ketika gempa sedang tidur dan tiba-tiba ia sudah berada di luar rumah ketika gempa sudah usai dengan bermacam-macam luka di badannya tanpa ia sadari bagaimana ia tadi bisa keluar.

Masih bercerita tentang gempa. Seorang maling yang ketahuan mencuri di daerah gempa dan berhasil ditangkap oleh warga dibakar hidup-hidup. Seorang maling lagi dibacok kepalanya oleh penangkapnya dan kemudian diumpankan pada anjing-anjing herder di sebuah kantor brimop.

Aku tidak bisa membayangkan kengerian yang dirasakan oleh warga gempa serta trauma yang dirasakan. Sewaktu merobohkan rumah warga gempa seolah-olah aku kemudian disadarkan pada kengerian gempa itu sendiri. Suara gemuruh. Atap yang ambruk. Debu yang beterbangan. Tembok yang runtuh. Semuanya seolah-olah tampak di depan mata. Hanya saja sewaktu gempa terjadi tidak hanya satu rumah yang roboh namun beribu-ribu. Bisa aku bayangkan kengeriannya. Di tambah lagi gempa tersebut tidak hanya menggoyang bumi ke kanan dan ke kiri namun juga ke atas dan ke bawah sehingga kehancuran serta kedahsyatannya berkali lipat.

Alam dihadapan kita dalam kedahsyatannya bisa menjadi berkah kehidupan….. dan juga berkah kematian….. dan kemudian kita tersadar kita bukan apa apa….

Iklan

0 Responses to “Aku dan Bencana II”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: