Cinta Naluri dan Evolusi

Kegelisahan yang sengaja aku tutup-tutupi lama kelamaan muncul dalam bentuk tindakan. Walaupun demikian dengan mengakui adanya kegelisahan yang muncul aku yakin ini merupakan tahap awal kesembuhan dari kegelisahan itu sendiri.

Sesungguhnya aku merindukan cinta. Cinta erotis dari seorang perempuan cantik nan seksi. Jauh di lubuk hatiku yang terdalam aku meyakini hasrat ini ada dan mengada. Kerinduan pada kasih sayang erotis serta pada kepemilikan sesuatu yang indah sering kali memunculkan gejolak emosional. Dalam bentuk yang paling ketara dari kerinduan ini, kemungkinan besar muncul dalam emosionalitas cinta erotis. Keinginan untuk berhubungan seksual dengan objek yang dicintainya tersebut. Aku sadar sepenuhnya bahwa hal ini merupakan naluri alamiah diriku sendiri sebagai seorang manusia. Hanya saja sebuah pemahaman umum menganggap hal ini sebuah dosa dan kejelekan. Dengan demikian agar tercapai keseimbangan di diriku antara naluri alamiah serta nilai di masyarakat aku harus mengambil sikap diam. Biarlah naluri ini menjadi milikku dan kesadaranku yang aku hargai dan aku biarkan hidup di jiwaku, namun sedemikian sehingga naluri ini tidak muncul kepermukaan yang akan mengganggu kehidupan serta nilai masyarakat itu sendiri. Karena sesungguhnya kita itu hewan yang mengaku-aku manusia. Memberi labelisasi dan penilaian serta penghargaan pada diri sendiri, tak peduli siapakah sesungguhnya diri ini. Labelisasi manusia yang menjadi, menurut hewan ini, puncak dari evolusi. Benarkah ini? aku tidak yakin.

Bagaimana kita tahu kalau kita merupakan puncak dari evolusi itu? Jika ia, maka evolusi itu sendiri berhenti pada tingkatan manusia. Tidak ada evolusi lagi. Hal ini kontradiktif dengan makna dari evolusi itu sendiri.

Iklan

2 Responses to “Cinta Naluri dan Evolusi”


  1. 1 etikesen Sabtu, 21 Juli 2007 pukul 12:44 pm

    kenapa tidak menikah saja? naluri seksual memang tidak harus dipenuhi, kalau tidak terpenuhi hanya menimbulkan kegelisahan saja, tidak sampai mematikan. kenapa menikah? ini terkait dengan naluri yang lain, yaitu naluri untuk mempertahankan diri dan naluri melestarikan keturunan. atau kalau mau ditambah, alasan lainnya adalah karena mas suluh masih mau menghargai nilai2 di masyarakat. ayo buruan…menikah itu nikmat loh…katanya, hehe

  2. 2 Dwityo Kusumo Rabu, 8 Agustus 2007 pukul 9:12 am

    Luar biasa Naluri yang bersifat emosional bisa anda pendam dan simpan begitu dalam. tetapi menurut saya sebaiknya harus disalurkan pada porsi yang benar melalui tahap Nikah. Ya, sama aja dengan temen – temen satu komentar dan tidak ada jalan lain kecuali itu.Memang tidak mudah untuk mencapai itu dan butuh waktu untuk menyempurnakan yang anda mau bahkan keabadian cinta sejati akan anda raup seluas samudra.Ayolah mulai memberanikan diri dengan teman – teman wanitamu dengan cara tegur sapa dahulu walau ga ada respon coba lagi dengan yang lain bahkan coba terus sampai 10 wanita anda bisa evaluasi terhadap berapa rasio responden yang mereka bisa menerima anda. atau yang paling mulus tak diketahui sebagai Silent partner yaitu via sms. tapi jangan pilih model-model sms kacau balau malahan anda terpuruk pada dunia yang tak anda inginkan.Semoga anda beruntung


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: