Apa yang Kuyakini?

  1. Aku ADA. Entah sudah berapa kali aku usahakan untuk menyingkirkan bahwasanya sesungguhnya keberadaan diriku itu hanyalah sebuah tipuan atau ilusi Akan tetapi seberapapun kuat aku memaksakan untuk tidak meyakini bahwa diriku itu tidak ada atau tidak eksis, aku tidak mampu untuk meyakininya. Aku ada dengan kesadaranku. Aku menyadari bahwa aku ada. Andaikan sebuah kekuatan yang Maha Besar yang sanggup membuat sebuah ilusi bahwa aku hanyalah sebuah adaan yang tak ada, hal inipun aku tidak mungkin mempercayai bahwasanya aku itu tidak eksis. Karena untuk yang Maha Kuasa tersebut membuat ilusi bahwasanya aku tidak ada, masih memerlukan diriku untuk ADA. Walupun aku di dunia mimpi aku pun masih harus memiliki kesadaran untuk ada dalam mimpi sebagai syarat terciptanya mimpi itu sendiri. Tidak ada yang sanggup untuk menghapuskan keyakinan bahwasanya diriku itu memiliki ADAAN. Siapapun itu tidak akan sanggup mengubah keyakinanku yang satu ini.
  2. Aku “merasakan” Sesuatu. Aku sadar bahwa aku melihat dengan mataku sesuatu. Sekarang ini aku sadar bawasanya aku sedang memandang sesuatu yang sering disebut dengan layar monitor, di dekat layar monitor itu ada sebuah boneka dengan bulu kuning (orange) berbaju pink dengan tulisan “Miss You” (pemberian dari seseorang yang pernah membikin aku kelelahan dalam rasa). Disamping itu aku merasakan suara nyanyian dari sebuah benda hitam yang sering disebut orang dengan “speaker”. Suara yang menyenandungkan syair “ini bukan salahku…dst” yang katanya berasal dari seorang penyanyi bernama Judica, diselingi juga suara pemahat batu di belakang rumah. Aku merasakan juga bahwa badanku agak panas dan gerah tidak nyaman. Dengan segala indera di tubuhku aku merasakan sesuatu atau melihat sesuatu. Aku benar benar yakin bahwa walaupun semuanya itu bisa jadi berasal dari sebuah ilusi atau mimpi tapi setidaknya aku “merasakannya”. Perkara apakah yang kulihat dan kudengar dan sebagainya berasal atau berawal atau bersebab atau bermanifestasi dari sesuatu yang tidak jelas atau dari sebuah ilusi aku tidak ambil pusing lebih dahulu. Yang paling kusadari dan kuyakini adalah bahwa aku “merasakan” sesuatu. Ya, Aku yakin bahwa sekarang, saat ini, aku “merasakan” sesuatu.
  3. Bersambung……(ditambahi sewaktu-waktu tergantung kemauan diri dalam menuliskannya)
Iklan

3 Responses to “Apa yang Kuyakini?”


  1. 1 3k4 Senin, 12 Februari 2007 pukul 9:37 am

    berkarya dalam rasa adalah jiwa yang membara

  2. 2 devi Selasa, 13 Maret 2007 pukul 9:34 pm

    nyuwun sewu nggih…
    aq sedang cari artikel komik ehhh muncul blognya panjenengan, n aq tertarik ma tulisan2nya…bagus2 menurutq sih… 9apalah arti diriku…)
    Tulisannya macem2 lagi… kaya kue lapis…dari berbagai bidang, ada agama, sampe komik…
    Aq dah buat sih, sama diwordpressnya n rencananya tak isi sama…:p
    Ehhh tyt ada yg lebih duluan ya… but ni bagus loh…

    Ttg apa yang kuyakini???

    Menemukan apa yang qta yakini tu susah kan?
    kdg aq yakin thd sesuatu yang aq g bisa bener2 menjalankan (t.u mslh agama nih)
    But, find something yg qta yakini berarti qta telah menemukan siapa diri qta, Tuhan qta dan menjadi manusia yg sadar akan dirinya….
    Wassalamualaikum…
    :)

  3. 3 etikesen Sabtu, 14 Juli 2007 pukul 5:07 pm

    kita menjadi ada karena ada “perasaan ada”. merasakan ada benda berwarna orange, ada benda berwarna hitam, itulah ada, ada adalah yang terindera dan terasakan adanya

    hmmmm….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: