Ketika menangis dan tangis itu datang

Ketika menangis dan tangis itu datang;

Dari penderitaan diriku
Dari kebahagiaan diriku
Dari penderitaan diri mereka
Dari kebahagiaan diri mereka

Adakah ia memiliki makna?

Dari Catatan Lampauku: Thursday, March 30th 2005

Iklan

5 Responses to “Ketika menangis dan tangis itu datang”


  1. 1 joyo Rabu, 23 Januari 2008 pukul 11:45 pm

    adakah makna? makna? apa itu makna?
    *halah*

  2. 2 Mr. Fortynine Sabtu, 26 Januari 2008 pukul 6:44 pm

    Menangis itu kan manusiawi mas..

  3. 3 Rido Minggu, 10 Februari 2008 pukul 2:17 am

    Menarik mas puisinya.
    Penderitaan dan kebahagian berasal dari satu tempat.
    Air mata hanyalah aliran sungai yg mengalir begitu saja secara alami
    Mungkin maknanya, sungguh betapa berharganya kepekaan itu. Menurutku, kepekaan itu suatu hikmat, hikmat yang tak ternilai.
    Aku suka puisi mas, kalo masih ada, boleh juga tuh!
    Sbenernya masih ingin ngoceh banyak lagi sih, tp segitu aja deh, udah ngantuk!

  4. 4 pekun Senin, 11 Februari 2008 pukul 3:06 am

    saya coba memberikan masukan tentang puisinya yah mas
    apakah kamu yakin bahagaia?
    apakah kamu yakin menderita?
    didalam kebahagiaan terdapat penderitaan dan dalam penderitaan terdapat kebahagian
    menurut saya sih penderitaan dan kebahagiaan seperti sebuah kertas dan pisau.
    kenapa seperti kertas : karena antara kebahagiaan dan penderitaan terdapat perbedaan yang tipis.
    kenapa seperti pisau : karena disisi yang tajam kita bisa mengibaratkan penderitaan dan yang tumpul kebahagiaan atau sebaliknya, karena sbuah pisau selalu ada sisi tajam dan tumpul yang tidak tepisahkan.
    jadi versi saya makna puisi sampean :tinggal bagaimana kita membuat penderitaan itu menjadi kebahagian dan kebahagian yang sudah ada kita pertahankan

    create : by pekun ( my life my rule my style )

  5. 5 Suluh Senin, 11 Februari 2008 pukul 3:11 am

    @semuanya:

    thanks atas komentar-komentarnyanya. puisi memang terbuka untuk dimaknai berbeda-beda, juga dimaknai sama. sayapun memaknainya berbeda. termasuk juga tangis saya dan tangis anda. bahagia saya bahagia anda. derita saya derita bukan saya. bisa sama juga bisa beda. terimakasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: