Informasi Indera dan Emosi Kita

Sebenarnya tulisan ini hanyalah sebuah catatan tentang curahan hati saya yang sedang gelisah saat ini. Kegelisahan yang merupakan salah satu dari wajah emosi diri saya timbul atau muncul dari suatu suksesi waktu setelah saya membaca sebuah berita atau tulisan tertentu. Saya sadar bahwa saya dulu pernah membaca tulisan itu dan waktu itu pun saya merasakan kegelisahan juga. Yang menjadi objek penelurusan atau pemikiran saya adalah ketika tulisan itu mampu menimbulkan suatu gejolak kegelisahan emosi lagi setelah sedemikian lamanya dia mengendap dalam waktu yang lalu.

Walaupun saya menyadari bahwa tulisan itu sebenarnya sudah tidak begitu relevan dengan kejadian yang sekarang ini maupun yang akan datang, entah kenapa tulisan itu mampu membikin diri saya tergetar dalam rona gelisah. Tulisan yang notabene tidak pernah langsung menjadi pengalaman saya namun secara tidak langsung “bisa” memperngaruhi kehidupan saya dan masa depan saya sendiri.

Kemungkinan yang bisa saya simpulkan dari tulisan tersebut adalah fakta bahwa kalau apa yang menjadi prediksi atau ketakutan yang dituliskan dalam tulisan tersebut benar-benar terjadi, maka kejadian tersebut akan memperngaruhi diri saya juga (masa depan kehidupan). Ketakutan tak sadar yang selama ini saya pendam muncul dengan sendirinya dari suatu rentetan kejadian yang berasal dari informasi indera saya ketika saya membaca, memahami dan mengerti tulisan tersebut.

Seberapapun saya mencoba memikirkan bahwa hal tersebut sudah berlalu dan hanyalah merupakan kekhawatiran yang tidak terbukti, kenyataanya perasaan alias emosi saya masih menunjukkan kegelisahan yang cukup terasa. Bahkan ketika saya sedang menuliskan tulisan ini.

Emosi bukanlah ada dalam kendali logika kita. Saya sangat tidak setuju pada pendapat banyak pihak termasuk sebagian buku-buku psikologi terkenal jika mengatakan bahwa emosi bisa dikendalikan dengan akal pikiran kita  sepenuhnya.

Disini saya tidak akan menyangkal bahwa akal atau logika berfikir kita mampu mempengaruhi emosi kita (bisa kearah emosi positif atau negatif), sebagaimana saya juga tidak akan menyangkal bahwa lingkungan atau kejadian inderawi yang kita alami mampu mempengaruhi emosi kita. Saya hanya tidak setuju bahwa kita dapat menentukan secara sadar “sepenuhnya” emosi-emosi kita.

Emosi emosi, saya kira merupakan pertautan atas kompleksitas kejadian yang merupakan rangkaian dari pengalaman-pengalaman indera masa lalu yang mengendap dalam emosi-emosi tak sadar masa lalu, pengalaman-pengalaman inderawi masa kini, dan termasuk pula pengalaman atas pemikiran atau akal kita serta hal-hal lain yang tidak terungkapkan disini, yang saya juga tidak mengetahuinya. Segala macam bentuk reduksionis yang menyatakan bahwa emosi hanyalah disebabkan oleh satu atau dua macam hal, hanyalah suatu bentuk kedangkalan pemahaman.

Ah, saya hanya pengen curhat saja kok. Walaupun curhat yang tidak terbuka sembari berusaha menunggu redanya kegelisahan saya setelah pembacaan sebuah text.

Salam penuh kegelisahan

Haqiqie Suluh

2 Responses to “Informasi Indera dan Emosi Kita”


  1. 1 joyo Kamis, 28 Februari 2008 pukul 8:29 am

    wah jadi tertarik, mbaca opo to Qie? :D

    komen: ah itu perasaan mas Qiqi aj :D
    *apa itu perasaan? apa kaitannya sama emosi dan bacaan?* halah

  2. 2 yud2 Senin, 14 April 2008 pukul 2:23 pm

    klo menurut saya emosi hanya tidak dapat dikendalikan waktu kemunculanya!!
    tapi emosi dapat dikendalikan besar kecil melalui pola pikir yang sesederhana mungkin dan positif!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: