Mengasosiakan Link Memori, Memendam Lebih Jauh Ke dalam

Memori, atau ingatan merupakan inti dari setiap kehidupan kita sebagai manusia. Tanpa memori, kemandulan dalam hal belajar dan bertahan dari kehidupan adalah hal yang tidak dapat diingkari. Maksudnya adalah, tanpa adanya ingatan, entah itu dalam bentuk sadar atau tidak, entah itu ingatan dalam bentuk oral, linguistik, kinestetik (gerakan), kekebalan tubuh, ingatan tentang kejadian, memori visual, memori audio, kita akan seperti seseorang yang hampa tanpa pengetahuan apapun. Tanpa adanya ingatan kita adalah bukan manusia. Kita tak tahu siapa diri kita, kita tak tahu apa yang ada, kita akan menganggap segala sesuatunya itu baru dan baru, tanpa pernah bisa kita pelajari dan kita pahami.

Di sini saya tidak akan membahas mengenai proses kita mengingat atau menyimpan memori. Di sini saya hanya ingin melakukan sebuah curahan hati atas apa yang saya alami berkaitan dengan ingatan atau memori yang mengendap dalam pikiran saya. Memori atau ingatan yang juga sering kali berhubungan dengan pola pikir atau pola pemahaman saya sendiri.

Pertama kita mengingat pada segmen kejadian kejadian yang terpisah (saya hanya mengandaikan lho, bukan menggeneralisir).

Ini tulisan entah bulan berapa atau tanggal berapa.. saya males lanjutinnya…. karena saya memang lagi jenuh nulis maka dari pada ngendon di draft saya terbitin aja… sekalian saya mau nambahin kategori dalam blog ini. Kategori sampah alias Trash. sebuah kategori yang saya berikan untuk tulisan tulisan saya yang memang lebih pantas masuk keranjang sampah. Hal ini sudah saya berikan atau tulisankan sedikit pengakuan akan kesampahan saya di tulisan saya tentang sampah post disini.

Ya karena lagi jenuh ngeblog saya pun cuma mau mengisi blog ini dengan postingan yang lebih pantas dibuang. Tetapi, akan sayang kalau cuma dibuang di hardisk dengan di delete, lebih baik dibuang di blog aja. Itung-itung sebagai sebuah bagian dari proses sejarah blogging saya.

Tulisan ini sebenarnya akan saya tulis dalam sebuah urutan sebagai berikut:

  • Pengantar mengenai memori serta pengaruh serta konsekuensinya dalam kehidupan kita
  • Sebuah curhatan mengenai pengalaman diri
  • Memori-memori yang mengasosiasikan diri
  • Link Link Memori yang Terjalin
  • Kekuatan Ingatan atau Memori (Sebuah Hipotesa)
  • Kesimpulan dan Pertanyaan dari Diri Saya.

Sekedar Info aja.

2 Responses to “Mengasosiakan Link Memori, Memendam Lebih Jauh Ke dalam”


  1. 2 hanggadamai Rabu, 4 Juni 2008 pukul 6:00 pm

    wah apresiasi seorang blogger selalu membuang sesuatu tepat pada tempatnya :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: