Fakta Tuhan

Adalah Fakta
Tuhan Terdengar dari Pita Suara

Adalah Fakta
Tuhan Terbaca dari Lukisan Tulisan

Tahukah Anda ?!?

Hanya itu Fakta Tuhan yang bisa diketemukan
Hanya 2 Fakta…

Dua Fakta bagi Manusia

30 Responses to “Fakta Tuhan”


  1. 3 Cactus Minggu, 14 September 2008 pukul 10:59 am

    Masa hanya itu aja fakta Tuhan? masih banyak ko fakta lain… :-)

  2. 4 agaita Senin, 15 September 2008 pukul 2:33 pm

    Ach gak ngaruh, faktanya suluh aja kok.. ;)

  3. 5 Rindu Rabu, 17 September 2008 pukul 1:14 pm

    Katanya Tuhan itu lebih dekat dari nadi kita .. terasa gak?

  4. 6 Suluh Kamis, 18 September 2008 pukul 8:48 am

    @joyo: bisanya cuma manggut2 ya mas?
    @aco: berat? ah gak bisa ditimbang kok.
    @cactus: ohya? bisa ditunjukkan?
    @agaita: yup apa yang saya tulis itu merupakan Fakta Lukisan Tulisan.
    @rindu: “katanya” itu merupakan Fakta Pita Suara sedang komentar anda merupakan Fakta Lukisan Tulisan

  5. 7 weni Selasa, 23 September 2008 pukul 7:08 am

    Mungkin baru dua itu yang baru jadi fakta buat mu saat ini.

  6. 8 Aisha Selasa, 23 September 2008 pukul 10:01 am

    Dan juga fakta Tuhan menciptakan pita-pita suara untuk menyeru keagungaNya.
    Dan juga fakta Tuhan menciptakan para pembaca,penulis,dan pelukis untuk mengenaliNya.
    Maha besar dan kuasa bagi Tuhan ( tiada Tuhan selain Allah )yang telah menciptakan manusia makhluk hidup di bumi yang paling sempurna.

  7. 9 Suluh Selasa, 23 September 2008 pukul 2:19 pm

    @weni: kalau mbaknya sendiri?
    @aisha: itu keknya bukan fakta deh. itu kesimpulan (dan lebih kearah keyakinan). fakta ma kesimpulan jelas berbeda.

  8. 10 Aisha Kamis, 25 September 2008 pukul 6:02 am

    @Suluh sesuatu yang di bisa di pertimbangkan oleh akal pikiran yang bisa di utarakan dan di nyatakan oleh kata dan bahasa itu adalah fakta.Berarti kepercayaan/keyakinan itu ada hubungannya dengan fakta juga.Contohnya seperti apa yang aku katakan di atas.Itu menurutku sih, pada akhirnya setiap orang mempunyai pemikiran sendiri-sendiri kok.:)

  9. 11 Suluh Kamis, 25 September 2008 pukul 6:27 am

    @aisha: itu jelas hasil pemikiran mbak aisha. itu kesimpulan pemikiran. jelas itu bukan fakta. analisis pikiran itu hipotesis, perkiraan, praduga, nah kalau pemikiran di balut atau dibangun dengan dan dari fakta-fakta menjadi kesimpulan. Contoh yang mbak katakan itu kesimpulan…

    faktanya yang mana? faktanya itu cuma pita suara, menyeru (suara itu sendiri), pembaca, penulis, itu fakta. sedang mencipta itu kesimpulan atau malah hanya praduga alias hipotesis pemikiran dan keyakinan mbaknya…

  10. 12 lovepassword Kamis, 2 Oktober 2008 pukul 4:53 am

    Kalo atheis ngomongnya gini :

    Adalah fakta bahwa Tuhan itu bukan fakta.

    SALAM MAS Suluh Haqiqie

  11. 13 Suluh Kamis, 2 Oktober 2008 pukul 6:36 am

    @lovepassword:

    anda atheis mas? saya kira anda menggeneralisasi berlebihan. atheis belum tentu semuanya menganggap seperti itu.

  12. 14 lovepassword Kamis, 2 Oktober 2008 pukul 3:05 pm

    Saya bukan atheis Mas Suluh, tapi saya adalah komentator setia di blognya para atheis, misalnya saja :

    http://www.kemanusiaan.wordpress.com
    http://www.wong2ateis.wordpress.com

    Blog yang pertama adalah blognya teman saya Daeng Fatah, blog yang kedua adalah blognya Adit. Selain di dua blog itu saya juga kadang2 berdiskusi dengan teman2 atheis yang lain di blog2 lain.

    Mereka semua itu teman-teman diskusi saya, jadi saya tahulah (tepatnya mungkin merasa sok tahu ya, hi hi hi) sedikit pikiran mereka itu. Mungkin saya agak sok tahu. Tapi saya pikir nggak banget2 gicu lho.

    Saya merasa memang bisa saja pendapat anda benar : saya mungkin saja telah melakukan generalisasi karena saya kan tidak berdialog dengan atheis di seluruh bumi kan ?

    Tetapi ngomong2 apakah anda juga bisa membuktikan adanya satu atau dua atheis yang tidak berpendapat seperti omongan saya itu.

    Apakah ada atheis yang menganggap bahwa Tuhan itu fakta ?

    Kalo menurut saya Mas dari sisi atheis : Tuhan itu jelas bukan fakta. Yang bisa dianggap sebagai fakta adalah konsep Ketuhanan bukan Tuhan itu sendiri.

    Pertanyaan anda yang seperti ini : Anda atheis Mas ? Saya kira anda melakukan generalisasi berlebihan.

    Saya rasa agak aneh juga pertanyaan anda itu. Saya atheis atau nggak sebenarnya kan nggak ada hubungannya sama generalisasi. Kalo anda sependapat dengan adanya generalisasi – mestinya biarpun saya ini atheis, anda tetap nggak boleh percaya dengan pendapat saya 100%. Iya kan ?? Karena pendapat saya bisa jadi tidak mewakili pendapat atheis yang lain. Tapi yah anggap saja dua kalimat anda di atas adalah kalimat terpisah yang tidak berhubungan.

    SALAM MAS Suluh Haqiqie.
    Nice to meet you.

    Senang mendengar jawaban kritis dari anda.

  13. 15 Suluh Kamis, 2 Oktober 2008 pukul 6:15 pm

    @lovepassword: jika merujuk pada yang bisa dianggap Fakta adalah Konsep ketuhanan bukan tuhan itu sendiri: Ada dua buah opsi.

    Pertama merujuk ke Entitas Tuhan itu sendiri sebagai Fakta (yang tidak bisa dianggap fakta). seorang yang beragama pun bisa bilang: adalah fakta bahwa tuhan itu bukan fakta (FaktaTuhan itu Iman aka Keyakinan / Kepercayaan dari hasil kesimpulan, pemikiran, dogmatisme dll). Seorang agnostikpun bisa bilang: adalah fakta bahwa tuhan itu bukan fakta. Demikian pula ateis: adalah fakta bahwa tuhan itu bukan fakta (Fakta tidak ada Tuhan itu Iman aka Keyakinan dari hasil kesimpulan, pemikiran, dogmatisme, dll).

    Kedua. Sedang kalau Fakta Tuhan yang bisa dianggap sebagai konsep Ketuhanan atau kata-kata suara suara yang memperbincangkan Tuhan (seperti sajak saya diatas). Seorang ateis pun bisa berkata: Adalah Fakta bahwa Tuhan itu Fakta. Seorang agamawan bisa berkata: adalah fakta bahwa Tuhan itu Fakta. Seorang Agnostik bisa berkata: adalah Fakta bahwa Tuhan itu Fakta.

    Yup pertanyaan saya emang gak ada hubungannya dengan generalisasi :) itu pertanyaan pribadi aja kok :).

  14. 16 lovepassword Kamis, 2 Oktober 2008 pukul 9:16 pm

    Jadi kalo saya ikutan membuat sajak mungkin isinya gini ya :

    Adalah fakta bahwa Tuhan itu fakta
    Adalah fakta bahwa Tuhan itu bukan fakta
    Adalah fakta bahwa fakta itu bukan fakta
    Adalah bukan fakta bahwa fakta itu bukan fakta
    Fakta adalah bukan fakta
    karena ada banyak mata
    untuk melihat fakta
    karena ada banyak telinga
    untuk mendengar yang bukan fakta

    Tetapi apakah fakta itu sendiri memang bukan fakta ?

  15. 17 lovepassword Jumat, 3 Oktober 2008 pukul 6:44 am

    Maksudnya ya seperti omongan kamu ini Mas Suluh : sesuatu itu kadang bisa dipandang sebagai fakta atau bukan fakta. Itu terkait dengan siapa yang memandang, sudut pandangnya dan sebagainya.

    Misalnya A melihat Tuhan sebagai fakta karena dia melihat dari sisi konsepnya, di sisi lain B melihat Tuhan itu bukan fakta karena dia melihat dari sisi Entitasnya.

    Contoh permasalahan dalam Sudut pandang misalnya : Contoh cerita klasik ada mobil yang dicat sisi sebelah merah, sisi sebelah hijau. Orang disisi X ngomong warna mobil itu merah, sedangkan orang yang disisi Y ngomong warna mobil itu hijau.

    Karena itu fakta bagi satu orang mungkin tidak dianggap menjadi fakta oleh orang yang lain. Karena keterbatasan sudut pandang masing-masing. Karena mata orang berbeda-beda, cara melihat berbeda, dan sudut pandang masing2 orang berbeda.

    Fakta adalah bukan fakta
    karena ada banyak mata
    untuk melihat fakta

    Karena kita melihat fakta dan orang lain tidak melihat fakta milik kita maka bagi orang lain, fakta kita mungkin bukan fakta.

    SALAM MAS SULUH

  16. 18 Suluh Jumat, 3 Oktober 2008 pukul 7:06 am

    @love password: padahal udah ku delete tuh kometarku, ternyata dah kebaca. Yup, kalau fakta indera memang terjadi suatu problem kek gitu. Walaupun begitu, dalam pemahaman saya, indera masih merupakan satu satunya pintu gerbang bagi terciptanya pengalaman-pengalaman.

    Sekedar bacaan:

    https://haqiqie.wordpress.com/2006/05/26/aparatus-indera-dan-keyakinan-kita/

    https://haqiqie.wordpress.com/2007/06/16/indera-kita-dan-pengetahuan-kita-problem-tentang-persepsi-dalam-filsafat/

  17. 20 tuhan Sabtu, 4 Oktober 2008 pukul 1:20 am

    saya tuhan..
    senang sekali ada yang memperdebatkan saya..

  18. 21 lovepassword Minggu, 5 Oktober 2008 pukul 3:43 pm

    @tuhan : Terimakasih atas kehadiran anda. malaikatnya kok nggak dibawa ?

  19. 22 itok Senin, 6 Oktober 2008 pukul 1:37 pm

    manusia punya keterbatasan untuk mengetahui TUHAN yang tak terbatas

  20. 23 agus Senin, 20 Oktober 2008 pukul 7:56 am

    puisi yg gk mutu…
    njawab comentnya juga tanpa ilmu…

    nah gimana buat orang yg tuli, dia gk bisa ndenger suara dari si pita suara.
    gimana dg orang buta: dia gk bisa ngweliat apalagi membaca tulisan.
    lalu bagaimana dg orang yg tuli lagi buta…
    gmn caranya mereka tau fakta tuhan kalo cara ente2 ntu di pake…

    fakta tuhan ya.. dg adanya ciptaannya (hasil)..dan benar kita perlu keyakinan untuk mempercayainya (aqidah).

  21. 24 agus Senin, 20 Oktober 2008 pukul 9:19 am

    1. KATAKANLAH (MUHAMMAD), “DIALAH ALLAH YANG MAHA ESA”.
    2. ALLAH TEMPAT MEMINTA SEGALA SESUATU.
    3. (ALLAH) TIDAK BERANAK DAN TIDAK PULA DI PERANAKKAN.
    4. DAN TIDAK ADA SESUATU YANG SETARA DENGAN DIA”.

  22. 25 geistijany Selasa, 21 Oktober 2008 pukul 6:17 pm

    salam kenal..
    sophos alaikum…
    karakter Anda menarik perhatian..smoga ini perkenalan yang baik, bagi saya. Semoga!
    Menyebut ‘manusia’, sudah tntu mnyebut ‘Tuhan’, karena bahkan smua semesta ini, kalau bisa dipadatkan,tak bisa menandingi harga manusia. Semoga memang demikian.
    Membincangkan Tuhan, pada tataran yang misterius, adalah juga membincangkan diri sendiri. Karenya, manusia bukan diciptakan, melainkan pengejawantahan Tuhan di dalam dunia menyejarah. Dengan kata lain, menjadi manusia adalah merealisasikan Kebaikan-Puncak dalam kehidupan yang tak sempurna ini. Di dalam rentangan waktu itulah, sebenarnya kita belum utuh sbg manusia, sepenuhnya dan semutlaknya.

  23. 26 joyo Rabu, 22 Oktober 2008 pukul 2:10 pm

    Tuhan itu apa to?

    ada yg bisa jawab?

  24. 27 eke Kamis, 30 Oktober 2008 pukul 12:43 am

    tuhan klo di baca berulang ulang bunyinya” tu han tu han tu han tu han tu han tu han tu…
    klo suluh tuhannya sapa ya…??”

  25. 28 pokona Jumat, 31 Oktober 2008 pukul 8:32 am

    pokonya tuhan alloh alkudusu ya azawazalla

  26. 29 joyo Jumat, 31 Oktober 2008 pukul 3:10 pm

    walah apalagi ni, alloh alkudusu ya azawazalla?
    sodaranya buah kurma ya :D

  27. 30 tom Rabu, 3 Desember 2008 pukul 12:07 pm

    halo Suluh. numpang puisi ya…..

    JUGA FAKTA

    Juga fakta
    Tuhan terdengar di telinga

    Juga fakta
    Tuhan terbaca dengan mata

    Dan bukankah ada 2 fakta lagi ??

    Bahwa pita suara ada karena telinga ada
    Bahwa tulisan ada karena mata ada

    Sekiranya lebih dari sekedar 2 fakta bagi manusia.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis


%d blogger menyukai ini: