Posts Tagged 'manusia'



Kutukan Masa Depan

Sungguh
Hidup ini ada dalam “saat ini”

Sungguh
Hidup ini terjadi dalam “moment ini”

Dan Teramat Sungguh
Hidup ini terbelenggu hanya dan hanya dalam “kekinian”

Hanya saja Masa Depan itu Menghantui
Masa Depan itu Kutukan nadi
Masa Depan itu Harapan Emosi
Masa Depan itu Tali Imajinasi

Kita akan terus dihantui Masa Depan walau Kita sesungguhnya adalah KINI dan KINI

KAMI PERCAYA INTEGRITAS SRI MULYANI INDRAWATI: Sebuah Dukungan

Masih ingat tentang sejuta facebooker yang mendukung Bibit dan Chandra kemarin? Selagi heboh hebohnya berita tentang hal tersebut dan banyaknya kawan di facebook saya yang berusaha mengundang saya untuk menjadi salah satu pendukungnya, saya ternyata memilih bersikap DIAM. Alasannya sederhana: Saya tidak cukup yakin tentang apa yang akan saya dukung waktu itu.

Nah kali ini saya ternyata berbeda mengambil sikap. Dari banyak uraian bacaan di internet dan di group2 facebook, ditambah lagi dengan siaran langsung tanya jawab Pansus Century (bukan narasi brita yang dipotong gak lengkap) saya mengambil sebuah keputusan bahwa Ibu Sri Mulyani Indrawati, selaku ketua KSSK dan Menteri Keuangan saat itu telah mengambil langkah yang DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN dari banyak aspek.

Saya tidak akan menguraikannya disini, hanya saja setelah merenung sejenak akhirnya untuk pertama kali saya join Group Dukungan atas Ibu Sri Mulyani di group facebook: KAMI PERCAYA INTEGRITAS SRI MULYANI INDRAWATI

Jika anda yakin dan telah cukup mengumpulkan pemikiran dan analisa anda tentang keputusan Bailout Bank Century oleh LPS silahkan berkabung bersama kami!

Telah Menikah…..

Telah Menikah dengan Selamat hari ini 23 November 2009 Pukul 09.03 : Haqiqie Suluh dengan Ani Dwi Sulastri.


Mohon Doanya.

Cerita (Pohon Beringin) Ringin Kembar Alun Alun Kidul Kraton Yogyakarta

Tadi malam saya (bersama teman teman kos saya), makan malam di angkringan di alun alun kidul: dua nasi kucing, 3 gorengan, dan susu jahe telah lewat dikerongkongan dan mengisi kekosongan perut saya malam itu. Salah satu teman saya katanya tertarik untuk mencoba sebuah mitos di alun alun selatan jogja itu: mitos melewati ringin kembar. Dia ternyata gagal melewatinya. :D

Konon, siapa aja yang bisa melewati dengan menutup matanya, lewat di tengah tengah dua buah pohon beringin di tengah alun alun kidul kraton yogyakarta, segala harapan bisa terkabul. Namun saya mendengar sisi lain dari sejenis “mitos” ini.

Dahulu kala ketika sultan hamengkubuwono pertama bertahta, ada sebuah cerita tentang sebuah perkawinan. (waduh aku kok jadi males nulis ya, jadi maaf saya singkat aja).

Putrinya sang sultan itu mau dipinang seorang lelaki (saya gak dapat cerita tentang siapa dia: namanya, darimana dll), namun sayang sang putri tidak begitu menyukainya. Alhasil sang putri meminta syarat: Jika pengen si pria menikahinya, maka dia harus bisa berjalan dengan mata ditutup (tertutup) dari pendopo yang ada di sebelah utara alun alun kidul melewati dua ringin kembar ditengah alun alun dan finish di pendopo yang ada di sebelah selatan alun alun kidul tersebuh. Dan ternyata siasat sang putri ini berhasil, si pemuda gagal menjalankan misinya.

Kemudian sang sultan memberikan sabdanya bahwa yang bisa melewati syarat sang putri itu, hanyalah pemuda yang hatinya benar benar bersih dan tulus.

Saya tidak mendengar cerita apakah dikemudian hari banyak pemuda yang berusaha melewati pohon beringin kembar itu atau tidak. Yang saya dengar hanyalah bahwa ternyata seorang pemuda dari Siliwangi (katanya anak dari prabu siliwangi) berhasil melewati rintangan yang disyaratkan oleh sang putri. Dan sang putri akhirnya dipersunting oleh pemuda tersebut.

Secara politik kemudia muncul suatu kekerabatan yang erat antara Mataram dengan Kerajaan Siliwangi.

Demikianlah cerita yang saya dengar.

Salam Penuh Tawa

Haqiqie Suluh

Mencari Kebahagiaan – Sebuah Renungan Filsafat

Sekilas saya teringat pada sebuah judul film yang dibintangi will smith ketika saya memikirkan atau lebih tepat sedang menuliskan judul dari artikel ini: The Pursuit of Happiness. Jujur, saya belum pernah nonton film ini, cuma pernah beli vcdnya dan belum sempat saya tonton karena tidak bisa diputar di laptop saya. Saya tidak tahu isinya, walaupun ketika memikirkan tentang “Kebahagiaan” saya sering teringat tentang judul film tersebut.

Kembali ke topik.

Sekilas mengenai Kebahagiaan

Kebahagiaan dalam arti paling sederhana adalah RASA MANUSIA. Maksudnya adalah kebahagiaan adalah suatu kondisi dimana seseorang insan manusia mengalami “perasaan – (perasaan)” atau “emosi – (emosi)” bahagia. Dalam pengalaman “pribadi” saya sebagai manusia, identitas rasa ini selalu saja merupakan entitas yang temporer, dengan demikian kebahagian juga memiliki suatu rentang periode tertentu. Bahagia adalah bagian dari rasa. Bagian dari manusia.

Pelabelan “rasa tertentu” yang mengada dalam diri manusia menjadi nama “bahagia”, saya pikir lebih pada sebuah proses kategorisasi. Rasa atau emosi dalam diri manusia secara holistik adalah “SATU”, namun ia mengejawantah dalam berbagai bentuk yang “oleh kita” sepertinya berbeda beda. Perbedaan perbedaan inilah yang kemudian kita namai berbeda beda. Sedih, Haru, Tawa, Takut, dan sebagainya adalah bentuk bentuk dari RASA yang satu.

Senang, Suka, Gembira, merupakan penamaan penamaan dari beberapa pengejawantahan perasaan / emosi. Bahagia merupakan sebuah hal yang unik (sejauh dari pengalaman bahasa saya), yang menempati posisi yang levelnya lebih tinggi dari sekedar senang, suka, enak, atau gembira. Bahagia secara personal memiliki tingkat yang lebih tinggi dari sekedar senang. Bahagia bisa mencakup senang, gembira, suka, namun senang belum tentulah merupakan hal yang seseorang rasakan sebagai “kebahagiaan”.

Penggunaan kata bahagia dalam kesehari harian tidak pernah (jarang sekali) dinisbahkan pada peristiwa peristiwa yang temporer (memiliki periode yang singkat). Contohnya ketika kita mendapat sebuah kejutan dari sahabat, kita akan mengatakan bahwa perasaan kita senang, atau gembira, atau suka, tetapi penggunaan kata bahagia kurang tepat dalam peristiwa tersebut.

Bahagia digunakan lebih pada penghayatan atau penilaian kehidupan yang telah ditempuh atau akan ditempuh (dalam rentang yang cukup panjang). Dia lebih bersifat umum dan lebih mendalam.

Apakah engkau Bahagia? Pertanyaan seperti ini, sering kali ditanyakan bukan karena adanya sebuah moment tertentu. Ia bersifat mempertanyakan “kehidupan” yang telah dijalaninya. Bahagia adalah sebuah taraf yang rasa dari kumpulan kumpulan rasa.

Mencari Kebahagiaan?

Lanjutkan membaca ‘Mencari Kebahagiaan – Sebuah Renungan Filsafat’

Blogger Angkatanku kok pada Ngorok ya

Saya hanya ngambil dua sample kejadian secara aksidenta, jadi jelas ini gak mencerminkan kejadian yang sebenarnya, tetapi lebih mencerminkan apa yang saya rasakan atau lebih pada “feeling touch” saya sendiri.

Gini ceritanya, barusan saya kepikiran untuk berkunjung ke blog blog di wordpress.com yang telah lama saya tinggalkan (jarang blog walking maksudnya). Dua buah blog yang paling saya ingat beberapa saat lalu adalah miliknya si kopral gedhe di rosenqueencompany.wordpress.com dan miliknya si fertob di fertobhades.wordpress.com.

Keduanya, dalam emosionalitas memory saya, merupakan blogger seangkata dengan saya. Dalam arti sudah lama, termasuk waktu dulu giat giatnya ngeblog dan BOTD (http://botd.wordpress.com/top-posts/?lang=id) dipenuhi oleh hal hal yang cukup menarik (ide ide yang memawar bukan cuma news or berita selingan).

Eh ternyata blogger angkatanku tuh kok pada ngorok ya :D. Ngorok nulis artinya ngorok ngeblog. Halah. Sebetulnya saya sih juga ngorok dalam arti lain. Tetapi ngoroknya saya lebih pada ngorok nulis ide serius, yang jadinya ya nulis senulis nulisnya, yang ringan, remeh, dan sebagainya.

Selamat ngorok teman :D. Semoga bangun sebelum kebablasan ngorok.

Filsafat Kisah Sebuah Blog Terlantar

filsafat wordpress blog

Mungkin 3 tahun yang lalu, sejauh yang saya ingat, ketika dalam bulan bulan awal saya membuka atau membikin blog haqiqie.wordpress.com ini, saya termotivasi oleh sesuatu hal yang menjadi hobi saya. Motivasi saya waktu itu sungguh muluk: ingin membuat blog atau website yang sepenuhnya berisi tentang FILSAFAT. Karena waktu itu saya sedang cinta cintanya dengan wordpress.com atau bahkan saya seperti menemukan “kehidupan” atau “pelampiasan” dengan cara ngeblog di wordpress.com, saya kemudian bermaksud membuat blog filsafat tersebut. Hasilnya adalah subdomain filsafat.wordpress.com tercipta.

Hari ini selang lebih dari 3 tahun, saya baru teringat kembali dengan moment itu. Moment terciptanya Blog filsafat.wordpress.com – Belantar Filsafat hanyalah sebuah moment singkat. Sampai 3 tahun lebih lamanya blog itu tidak terisi. Kesibukan saya (atau sekarang lebih tepat kemalasan saya), menjadikan blog itu hilang dari ingatan selama itu.

Akhirnya setelah 3 tahun lamanya, saya berusaha menyempatkan menulis sebuah post pengantar untuk blog itu: Filsafat = Berfilsafat. Sebuah quote mungkin lebih mengena untuk mengantarkan Kisah Sebuah Blog yang terlantar itu.

Saya lebih suka mengatakan bahwa filsafat adalah sebuah proses atau sebuah perjalanan. Dengan mengatakan filsafat adalah sebuah proses maka akan lebih tepat jika disebut dalam bentuk kerja: BERFILSAFAT. Sejauh yang saya pahami, berfilsafat adalah sebuah aktifitas manusia: memikirkan dunia. Memikirkan dunia disini mengandung segmen unik: memikirkan dunia oleh dunia itu sendiri. Dunia itu sendiri disini sebenarnya adalah diri kita sendiri. Ketika kita berfilsafat, memikirkan dunia, dalam arti tertentu adalah mengejawantahkan diri kita sendiri dihadapan dunia yang diri kita sendiri berada dalam bagiannya

Islam itu Ngarab

Iseng iseng tadi pagi saya nulis status facebook saya tentang islam. Sejauh yang saya pahami, Agama itu dalam ruang lingkup pengetahuan manusia (sebagaimana pernah saya pelajari dulu di sekolahan) termasuk dalam kategori budaya manusia.

Islam itu Ngarab

Ngarab dalam hal ini tentunya sebuah proses. Ngarab itu kerja, Arab itu benda. Proses Mengarab. Demikianlah yang saya maksud. Sebaiknya tidak usah saya jelaskan lebih lanjut. Saya cuma sedikit tersenyum ketika ada yang menimpali tulisan status FB saya tersebut di blog ini.

Inilah status fb lengkap saya:

Islam itu Ngarab, Bahasanya Arab, Anaknya pun dikasih nama Arap. Budaya Indonesia Asli itu pun jadi Ngarab, Arab itu jadi Indonesia. Globalisasi ada sejak dahulu kala: Lah wong Budaya Arab aja dah Nyampe sini sejak dulu kala toh? . Arab tuh Jauuuhh. Suer Jauh mannnn!!

Inilah komentar yang membuat saya tersenyum di blog ini:

Status Facebook anda Haqiqi Sulus :

Islam itu Ngarab sama artinya anda tidak tau Islam itu seperti apa.
Saya rasa itu tampilan kebodohan asli anda dalam menilai islam.

Sebaiknya anda tulis saja anda non muslim tak tau tentang islam, Jadi jangan bicara tentang islam apalagi mengartikan islam bila tak tau sama sekali dengan islam.

Sebaiknya status Facebook anda tak layak dipublikasikan

Sekedar Senyum untuk Anda

Haqiqie Suluh

Bebaskan Ibu Prita Mulyasari

Bagaimana jika anda mengalami suatu kondisi dimana anda mengeluh di email atau milis tentang pelayanan sebuah institusi rumah sakit. Intinya anda merasa bahwa pelayanan rumah sakit itu kurang memuaskan dan membuat anda tidak mau dirawat disana. Anda tulis keluhan anda tersebut di milis or email dan surat pembaca, dan kemudian seperti sebuah BUZZ or viral email, postingan anda tersebar kemana mana. Dan apa yang terjadi jika tiba tiba anda digugat oleh RS tersebut dan diputuskan bersalah dan DIPENJARA!

Sebuah keprihatinan akan tatanan hukum indonesia yang sepertinya memihak yang kuat dan menjerumuskan yang lemah. Saya, sebagai pribadi mendukung pembebasan tanpa syarat atas kejadian yang terjadi pada Ibu Prita Mulyasari melawan Rumah Sakit Internasional Omni Hospital, Alam Sutra, Serpong, Tangerang Selatan.

Mari kita mendukung. Pasang banner pembebasan di blog anda! Jika anda facebooker silahkan join cause dukungan di http://apps.facebook.com/causes/290597/64922545?m=f1fbd234


Haqiqie Suluh Facebook Profile

Tentang Aku

Banyak hal yang berubah seiring berlalunya waktu, Demikian pula Saya, Haqiqie Suluh, baik dalam hal pandangan atau keyakinan. Selanjutnya saya hanya ingin memberitahu bahwa terhadap apa apa yang telah saya tuliskan di blog ini, sangat mungkin bukan lagi merupakan pandangan dan keyakinan saya saat ini, karena ternyata saya telah banyak berubah, anda pun saya yakin sedang dan telah berubah juga. Semoga dimengerti.
Peringatan!!!

Anda Boleh Memaki, Anda Boleh Mencaci, Tetapi Jangan Sebar Spam or Promosi. Segala Bentuk Komentar yang Berbau Spam dan Promosi akan Langsung Saya Hapus! Tanpa Kecuali!

BOLEH COPY PASTE

Anda DIPERBOLEHKAN KOPI PASTE Semua Artikel atau Tulisan yang Ada disini

Syaratnya satu: Cantumkan Link Blog ini di dalam Artikel yang Anda KOPI PASTE!!

Suluh Numpang Nulis